You need to enable javaScript to run this app.

Tasyakuran Purnawiyata ke-57 MI Sunan Muria Poncokusumo: Khidmat dan Penuh Makna

  • Senin, 24 Juni 2024
  • Administrator
  • 0 komentar

Pada tanggal 23 Juni 2024, MI Sunan Muria Poncokusumo menggelar acara Tasyakuran Purnawiyata ke-57 dengan penuh khidmat dan keharuan. Sebanyak 50 siswa yang terdiri dari wisudawan dan wisudawati merayakan pencapaian mereka setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah ini.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan dengan indah oleh Filzah siswi kelas 5. Setelah itu, seluruh hadirin berdiri dengan penuh semangat untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan Hymne Madrasah, Mars Madrasah, dan Mars MI Sunan Muria.

Prosesi wisuda menjadi momen puncak yang ditunggu-tunggu. Para siswa satu per satu menerima sertifikat kelulusan mereka dan melakukan sungkeman kepada wali murid dan guru. Suasana haru begitu terasa, banyak tamu yang hadir menitikkan air mata menyaksikan momen tersebut.

Kepala Madrasah, Ibu Anis Farida, memberikan sambutan yang penuh inspirasi dan motivasi bagi para siswa. Beliau mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para siswa serta dukungan penuh dari para orang tua dan guru. Setelah sambutan kepala madrasah, acara dilanjutkan dengan penampilan tari Kasomber yang memukau oleh Afiqa siswi kelas 3 yang menambah semarak suasana.

Sambutan demi sambutan mewarnai acara tersebut. Dimulai dari sambutan dari wakil wisudawan-wisudawati yang mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan mereka di masa depan dilanjutkan dengan sambutan dari wakil wali murid kelas 6 yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, diikuti oleh sambutan Bapak Kepala Desa Poncokusumo dan ketua yayasan juga turut memberikan sambutan yang menggugah dan memotivasi.

Penampilan drama berjudul "Gitar Hero" yang dibawakan oleh siswa-siswa kelas 5 menjadi salah satu acara yang paling dinantikan. Drama ini menceritakan tentang moderasi beragama dan kebudayaan di Indonesia serta bagaimana Islam dapat eksis dan mengalahkan penjajahan. Penampilan para siswa yang penuh semangat dan pesan moral yang disampaikan membuat para hadirin terkesan. Penampilan selanjutnya yaitu Filzah yang membawakan lagu Syukron Guruku dan Thohirul Qolbi. Dilanjutkan dengan penampilan tari dari siswi kelas 5 yang menampilkan tari daerah Manuk Dadali.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan prestasi siswa untuk Penilaian Akhir Tahun dan Asesmen Madrasah, menampilkan pencapaian luar biasa dari para siswa dalam berbagai bidang akademik. Bahkan 10 terbaik pada Asesmen Madrasah mendapatkan beberapa apresiasi dari beberapa tokoh masyarakat. Menunjukkan betapa bangga dan apresiasi atas kerja keras mereka selama ini. Dan juga sebagai motivasi bagi wisudawan-wisudawati lain agar di masa depan lebih giat belajar dan berkarya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur dan kebersamaan yang erat di antara seluruh hadirin. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh ketuan panitia sekaligus wali murid kelas 6 yang diberikan kepada kepala madrasah, ketua komite, dan pengurus Yayasan. Tasyakuran Purnawiyata ke-57 MI Sunan Muria Poncokusumo ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kesuksesan bagi para wisudawan dan wisudawati dalam melanjutkan perjalanan mereka ke jenjang pendidikan berikutnya. Acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan kelulusan, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara seluruh keluarga besar MI Sunan Muria Poncokusumo.

  

  

 

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Anis Farida, S.Pd.SD.,M.PdI

- Kepala Sekolah -

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhالحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على اشرف المرسلين وعلى اله واصحابه اجمعينSegala puji bagi Allah SWT...

Berlangganan
Banner